Sejuah ini, hasil monitoring BMKG menunjukkan telah terjadi 8 kali aktivitas gempa susulan (aftershock) dengan magnitudo terkecil M3,4 dan magnitudo terbesar M4,9.
Gempa kembar atau earthquake doublet sendiri pernah terjadi sebelumnya pada Rabu, 12 September 2007 dan Kamis, 13 September 2007. Dimana, saat itu Bengkulu dan Mentawai diguncang gempa berkekuatan M8,4 dan M7,8.
"Gempa ini terjadi akibat pecahnya segmen Enggano, yang menjalar dari utara Enggano sampai ujung Siberut. Gempa saat itu menelan korban jiwa 25 orang meninggal dan 92 orang luka-luka. Gempa ini dirasakan hingga Singapura, Malaysia dan Thailand," pungkasnya.
Follow Berita Okezone di Google News
(kha)