Kumpulan Berita
CSIS menilai pembentukan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) menjadi ajang reformasi BUMN
Prabowo Subianto tengah menyiapkan superholding BUMN, yakni Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara).
Guru Besar Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Gadjah Mada (UGM) Wihana Kirana Jaya menilai Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BP Danantara) mampu menghadapi fenomena mega shifting ekonomi yang saat ini terjadi.
Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto tengah menyiapkan superholding BUMN, yakni Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara).
Pembentukan BPI Danantara dinilai akan lebih baik dari Temasek milik Singapura dan Khazanah.
Wamenkeu mengatakan, BPI Danantara belum akan diluncurkan pada bulan ini.
Danantara pun menunjukan kesiapan untuk segera beroperasi.
Tahap memfinalisasi Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) BPI Danantara